REMBUK STUNTING. PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING

14 Oktober 2025
ABD RAHMAN
Dibaca 215 Kali
REMBUK STUNTING. PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING

Pada hari Jumat, 10 Oktober 2025, Pemerintah Desa Sepaso melaksanakan Kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2025 yang bertempat di Balai Pertemuan Desa Sepaso. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis Pemerintah Desa dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting, sekaligus memperkuat sinergi antar sektor dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.

Rembuk stunting menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama melakukan evaluasi, koordinasi, serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam penanganan masalah stunting di wilayah Desa Sepaso.

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya perwakilan dari Kecamatan Bengalon, Puskesmas Sepaso, serta Tenaga Ahli Kabupaten Kutai Timur yang memberikan arahan teknis dan pembinaan. Turut hadir pula perwakilan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Desa Sepaso, unsur keamanan (Babinsa dan Bhabinkamtibmas), Ketua RT se-Desa Sepaso, kader Posyandu, tokoh masyarakat, serta perangkat desa. Kehadiran berbagai pihak ini mencerminkan semangat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan penurunan angka stunting secara berkelanjutan.

Dalam pelaksanaan rembuk, peserta bersama-sama melakukan identifikasi dan pemetaan permasalahan terkait stunting, mulai dari data keluarga berisiko, capaian program intervensi gizi, hingga analisis faktor penyebab yang masih menjadi tantangan di lapangan. Melalui sesi diskusi yang interaktif dan terbuka, setiap sektor memberikan masukan dan usulan solusi sesuai bidang tanggung jawabnya, baik di sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur, maupun pemberdayaan masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat, terutama keluarga dan kader Posyandu, dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal sejak masa kehamilan hingga usia dua tahun pertama. Upaya pencegahan stunting tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga menyangkut akses air bersih, sanitasi yang layak, perilaku hidup bersih dan sehat, serta dukungan lingkungan sosial yang peduli terhadap tumbuh kembang anak.

Kegiatan Rembuk Stunting Desa Sepaso Tahun 2025 berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Di akhir acara, seluruh peserta menandatangani berita acara dan komitmen bersama sebagai wujud kesepakatan lintas sektor untuk terus berperan aktif dalam menurunkan angka stunting di Desa Sepaso.

Melalui rembuk ini, diharapkan terbentuk komitmen kuat dan sinergi nyata antara pemerintah, lembaga kesehatan, dunia usaha, serta masyarakat untuk mewujudkan Desa Sepaso Bebas Stunting, menuju generasi yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera di masa depan.